Bismillah.

0
Muamalah

Hikmah Di Balik Musibah

Tidaklah telinga kita mendengar kata musibah melainkan di bagian lainnya kita akan mendengar kata sabar. Seandainya bukan karena kesabaran, niscaya permasalahan akan bertumpuk dan putus asa tak kunjung selesai. Tetapi Allah dengan rahmat-Nya kepada para hamba-Nya, Dia telah menundukan bagi mereka perkara untuk mengatasi sebuah musibah dengan kesabaran.

Hadirnya pandemi Covid-19 di tengah umat Islam saat ini dapat menjadi musibah di satu sisi dan ujian di sisi yang lain. Namun, semua sangat bergantung pada cara pandang dan kondisi keimanan seseorang.

Dengan adanya musibah covid-19 ini hikmah yang bisa kita ambil adalah bersikap sabar. Karena Sabar merupakan salah satu tingkatan agama dan salah satu kedudukan orang-orang yang menempuh jalan menuju ﷲ سبحانه و تعالى . Dan ﷲ سبحانه و تعالى telah menyediakan pahala besar bagi orang-orang yang bersabar.

Al Imam Al-Auza’i mengatakan , “Tidak ditimbang dan tidak ditakar untuk mereka, tetapi dicidukan untuk mereka.[1]

Nabi ﷺ bersabda:

عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruh urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya.[2]

Sabar adalah menghadapi ujian dengan etika yang baik, jangan mengira bahwa musibah itu hanya berkenaan dengan perkara-perkara yang besar saja, seperti kematian, kehilangan uang dengan jumlah yang banyak, perceraian, termasuk wabah covid-19 yang kini melanda kita. Akan tetapi ketahuilah bahwa setiap hal yang membuat sedih dan duka adalah musibah.

Satu waktu pernah tali sandal ‘Umar bin al-Khaththab terputus, maka ia ber-istirja’

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

(mengucapkan: Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun) dan mengatakan, “Semua yang tidak mengenakkanmu adalah musibah.”

Jika seorang muslim tidak bersabar dan tidak mencari pahala dari musibahnya, maka hari-hari akan berlalu dengan musibah itu, sementara ia tidak mendapatkan pahala. Dan yang lebih besar kedudukannya dari sabar adalah bersikap ridha terhadap qadha dan qadar (ketetapan dan ketentuan) ﷲ.

ﷲ سبحانه و تعالى Berfirman:

قُل لَّن يُصِيبَنَآ إِلَّا مَا كَتَبَ ٱللَّهُ لَنَا هُوَ مَوْلَىٰنَا ۚ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ ٱلْمُؤْمِنُونَ

Katakanlah: “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah Pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal”.

(QS. At-Taubah ayat 51).

Ibnu Rajab mengatakan, “Perbedaan antara ridha dengan sabar, bahwa sabar adalah menahan diri dari amarah, meskipun kepedihan itu ada dan ia berharap kepedihan tersebut lenyap, serta menahan anggota badan dari melakukan tindakan yang didorong oleh kesedihan tersebut. Sementara ridha adalah lapang dada dengan qadha (ketentuan ﷲ) dan tidak berharap kepedihan itu hilang meskipun ia merasakannya. Akan tetapi keridhaan meringankannya dengan apa yang menggembirakan hati berupa keyakinan dan ma’rifah. Jika keridhaan itu kuat, maka ia menghilangkan rasa pedih itu secara keseluruhan.”[3]

Ibnul Jauzi berkata: “Dunia ini memang dibuat sebagai tempat berbagai ujian dan musibah. Maka selayaknya seorang yang berakal mempersiapkan kesabaran.”[4]

Syaikh Zaid bin Muhammad bin Hadi Al Madkhali mengatakan, “Macam ketiga dari macam-macam kesabaran adalah Bersabar dalam menghadapi takdir dan keputusan Allah serta hukum-Nya yang terjadi pada hamba-hamba-Nya. Karena tidak ada satu gerakanpun di alam raya ini, begitu pula tidak ada suatu kejadian atau urusan melainkan ﷲ سبحانه و تعالى lah yang mentakdirkannya. Maka bersabar itu harus. Bersabar menghadapi berbagai musibah yang menimpa diri, baik yang terkait dengan nyawa, anak, harta dan lain sebagainya yang merupakan takdir yang berjalan menurut ketentuan ﷲ سبحانه و تعالى di alam semesta…”[5]

Sabar disini tidak sebatas ketabahan menghadapi musibah dan menahan pedihnya, tetapi juga bersabar untuk mengatasinya dan memulihkan kembali urusan tersebut. Adakalanya kesabaran dalam mengatasinya adalah berdakwah (menyeru manusia) kepada agama ﷲ. Adakalanya kesabaran dalam mengatasinya adalah dengan mendidik dan mempergauli mereka dengan baik. Dan semoga ﷲ سبحانه و تعالى membimbing kita untuk terus bersabar di dalam semua cobaan dan musibah. Aamiin.

Allahu A’lam.


[1] Tafsir Ibni Katsir (VII/89), tahqiq Sami bin Muhammad as-Salamah.

[2] HR. Muslim, no. 2999.

[3] (Jaami’ul-‘Uluum wal-Hikam)

[4] (Shaidul khatir 1/393)

[5] (Thariqul wushul, hal. 15-17)

hikmahmusibah

Khoiruman Sholeh, S.Pd.
Khoiruman Sholeh, S.Pd.

Khoiruman Sholeh, adalah putra pertama bpk pendi dan ibu Rofiqoh semoga Allah merahmati keduanya. kelahiran serang, 23 Desember 1995. Saat ini sudh dikaruniai 3 orang anak. Pendidikan formal belajar di MI, Mts Mathlaul Anwar Kepuh dan MA Darul Anwar Boarding School Anyer Serang-Banten. Dan kemudian melanjutkan pendidikan S1 di Sekolah Tinggi Al-Hidayah Bogor mengambil program Pendidikan dan selesai tahun 2019. Aktivitas saat ini mengajar di Pesantren Tahfidz Qur’an Al-Marhamah Bogor sekaligus pimpinan Pesantren, juga aktif memberikan ceramah di beberapa Masjid, seperti Khutbah Jum’at, mengadakan kelas Bahasa Arab dan Tahsin Al-Qur’an, Kajian Tematik pekanan dan bulanan di bebrapa tempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Privacy Settings
We use cookies to enhance your experience while using our website. If you are using our Services via a browser you can restrict, block or remove cookies through your web browser settings. We also use content and scripts from third parties that may use tracking technologies. You can selectively provide your consent below to allow such third party embeds. For complete information about the cookies we use, data we collect and how we process them, please check our Privacy Policy
Youtube
Consent to display content from Youtube
Vimeo
Consent to display content from Vimeo
Google Maps
Consent to display content from Google
Spotify
Consent to display content from Spotify
Sound Cloud
Consent to display content from Sound
Cart Overview